Sponsor

Tim Ahli Gubernur Sulbar Tinjau Transmigrasi Tanjung China, Dorong Pengembangan Tambak dan Pemberdayaan Ekonomi Pesisir

K

Kunitik.com

26 Feb 2026, 08:02 WITA

Tim Ahli Gubernur Sulbar Tinjau Transmigrasi Tanjung China, Dorong Pengembangan Tambak dan Pemberdayaan Ekonomi Pesisir

PASANGKAYU, Kunitik.com - Tim Ahli Gubernur Sulbar dan Wakil Gubernur Sulbar melakukan kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi Tanjung China, Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (26/6).

Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi warga transmigrasi dan menggali potensi pengembangan usaha tambak pesisir berbasis pemberdayaan masyarakat.

Tim yang hadir terdiri dari Abdul Wahab (bidang transmigrasi), Hajrul Malik (bidang antar lembaga), Masram Jaya, dan Bayu, serta didampingi jajaran Dinas Transmigrasi Provinsi Sulbar, antara lain Natsir (Sekretaris Dinas), Bayu (Kabid Pengembangan Pemukiman Transmigrasi), Kepala UPTD Transmigrasi, dan staf teknis.

Kunjungan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WITA ini menyasar lokasi permukiman transmigrasi yang telah dihuni 100 kepala keluarga (KK) sejak angkatan pertama tahun 2018 hingga angkatan keempat tahun 2024.

“Kami ingin melihat langsung kondisi riil di lapangan dan mendengarkan aspirasi warga. Transmigrasi ini bukan sekadar pemindahan penduduk, tapi juga program strategis untuk pemerataan ekonomi wilayah,” ujar Hajrul Malik di sela kunjungan.

Dalam dialog bersama warga, ditemukan sejumlah tantangan utama dalam pengelolaan tambak, khususnya terkait sistem air pasang surut. Lahan bekas tebangan pohon Nipa tidak mampu menahan air, menyebabkan tambak cepat kering saat surut.

Sebaliknya, tambak di lahan bekas mangrove justru bisa menahan air lebih lama dan memberikan hasil panen lebih baik. Sebagian warga transmigrasi mengungkapkan keterbatasan dalam sarana seperti terpal, kincir air, dan pakan yang memadai.Namun di sisi lain, beberapa kelompok sudah menunjukkan hasil usaha tambak yang menjanjikan.

“Masalah bukan pada alamnya, tapi pada alat dan dukungan. Kalau ini dilengkapi, hasil bisa lebih baik,” terang salah satu warga.

Tim Ahli menemukan bahwa kawasan transmigrasi Tanjung China masih memiliki sekitar 310 hektare lahan potensial yang belum dikembangkan.

Jika dikelola secara bertahap dalam 2–3 tahun ke depan, kawasan ini diyakini bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi pesisir, menurunkan angka kemiskinan, dan menyerap tenaga kerja.

Tim merekomendasikan kepada pemerintah provinsi untuk: Mengambil kebijakan afirmatif terhadap program transmigrasi sebagai bagian dari agenda prioritas pembangunan.

Mendorong sinergi lintas sektor, termasuk DKP dan BWS, dalam pengelolaan tambak dan infrastruktur penunjang. Mempersiapkan skema pembiayaan bagi kelompok usaha tambak melalui APBN atau perbankan.

Mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata agro-maritim berbasis tambak pesisir yang edukatif dan produktif. FOKUS METRO SULBAR TA Gubernur, Abdul Wahab yang mendampingi program transmigrasi di Sulbar, mengatakan, penguatan transmigrasi harus berbasis kolaborasi antarsektor.

"kita punya SDM, lahan, dan semangat. Tinggal komitmen lintas OPD dan dukungan dari pusat. Ini bukan mustahil,” ucapnya. Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi terbuka bersama warga, serta dokumentasi kondisi kawasan dan tambak warga. Tim Ahli berharap, hasil kunjungan ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih kuat dan terintegrasi di tingkat provinsi maupun nasional. (rls) 

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Satpol PP Polman Sisir 3 Kecamatan, Pastikan Harga Bensin Eceran Tetap Normal

6 days ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Satpol PP-Disperindakop Sisir Pedagang Eceran, Harga BBM di Polman Minta Dinormalkan

1 week ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

TEP Universitas Brawijaya Dorong Kakao Tobadak Naik Kelas Lewat Pelatihan Pascapanen

1 month ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Dari Lamongan, Ketua KDMP Salupangkang Bawa Pulang Strategi Kembangkan Usaha Desa

1 month ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Inovasi Mahasiswa KKN: Sulap Air Kelapa dan Kulit Kakao Jadi Pupuk Serta Pakan Ternak di Polewali Mandar

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Wow !!! Mamasa Ukir Sejarah Baru, Minum Kopi Pecahkan Rekor Dunia

2 months ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Ternak Puyuh Naik Kelas di Era MBG, Pakar UIM: Ini Peluang Emas UMK

2 months ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

IG Kopi Mamasa Terbit, Kadistanakbun Ajak Masyarakat Giat Tanam Kopi

2 months ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor