MATENG, Kunitik.com — Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Salupangkang, Sujarno, membawa sejumlah pengalaman dan strategi baru setelah mengikuti Magang Nasional Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 sektor serba usaha di Lamongan, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Koperasi Pondok Pesantren (KOPPONTREN) Sunan Drajat pada 23–30 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang peningkatan kapasitas pengurus koperasi dalam mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan potensi desa.
Sujarno menyebut kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam pengembangan KDMP Desa Salupangkang.
“Magang ini sangat bermanfaat. Banyak hal yang kami pelajari dan bisa dibawa pulang untuk diterapkan di KDMP Desa Salupangkang,” ujarnya, Sabtu (12/9).
Lanjut Sujarno, peserta mengikuti studi kunjungan ke berbagai unit usaha KOPPONTREN Sunan Drajat, di antaranya sektor ritel, pergudangan, Distribution Center, pabrik, green house, hingga peternakan.
Ketua KDMP Salupangkang, Mamuju Tengah bersama sejumlah perwakilan KDMP dari berbagai daerah
KOPPONTREN Sunan Drajat juga diketahui telah menjalin kerja sama dengan 107 KDKMP binaan dengan nilai omzet yang mencapai puluhan miliar rupiah per bulan.
KDMP Desa Salupangkang tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan magang tersebut.
Menurutnya, pengalaman melihat langsung pengelolaan koperasi modern menjadi bekal penting untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan usaha koperasi di tingkat desa.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari, mendorong peserta agar segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama magang dengan mengembangkan usaha berdasarkan potensi masing-masing desa.
Bagi KDMP Desa Salupangkang, dari hasil magang yang diikuti, diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat sektor ritel, distribusi, kemitraan, serta membangun ekosistem usaha yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi
masyarakat desa.
Penulis : Jamal. MT