Sponsor

Wow !!! Mamasa Ukir Sejarah Baru, Minum Kopi Pecahkan Rekor Dunia

K

Kunitik.com

17 Aug 2026, 04:48 WITA

Wow !!! Mamasa Ukir Sejarah Baru, Minum Kopi Pecahkan Rekor Dunia

|Reporter : Nopriadi Sambo Pasau

|Editor : Kadir M. Tanniewa

MAMASA, Kunitik.com -- Kabupaten Mamasa mencatat sejarah baru. Ribuan warga Mamasa resmi memecahkan rekor dunia minum kopi secara serentak menggunakan suke gelas tradisional dari bambu.

Kegiatan akbar ini berlangsung di Lapangan Kondosapata Mamasa, dan menjadi pusat perhatian nasional hingga internasional.

Rekor ini dicatatkan langsung Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah 11.090 peserta, data bahkan masih bertambah.

Senior MURI, Triono, yang hadir di lokasi menyatakan, Mamasa adalah satu satunya daerah di Indonesia yang mampu menggelar minum kopi serentak dengan jumlah peserta terbanyak.

"Data sementara berjumlah 11.090 dan ini masih akan bertambah karena peserta masih terus berdatangan," ujar Triono.

Menurutnya, angka tersebut melampaui rekor sebelumnya dan menjadikan Mamasa tercatat dalam sejarah MURI.

Atas prestasi tersebut, Bupati Mamasa Welem Sambo Langi, mengajak warganya untuk bangkit dan semangat menanam kopi.

"Mamasa harus bangkit. Dengan pengakuan dunia ini masyarakat Mamasa harus menanam kopi lebih banyak lagi. Mamasa harus bisa jadi produsen yang diakui dunia dan menjadikan kopi sebagai penghasilan utama masyarakat Mamasa," seru Walem, menyemangati warganya, Senin (17/08/2026).

Menurutnya, rekor ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk mengangkat kopi Mamasa yang sudah ber indikasi geografis agar go internasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kopi yang diseduh dalam kegiatan ini adalah kopi Robusta Mamasa. Asli pegunungan disajikan langsung dalam suke bambu sebagai simbol kearifan lokal.

Pemkab Mamasa berharap, setelah rekor ini, permintaan Kopi Mamasa meningkat. Harga di tingkat petani membaik dan generasi muda semakin termotivasi bertani.

Sementara itu suasana haru dan bangga terus menyelimuti lapangan. Warga yang datang dari berbagai kecamatan disertai suke bambu di tangan. Mereka tampak bahagia saling menyapa dan siap menyeruput kopi bersama. (***)

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Sosial Budaya

Polisi Bersama Rakyat, Satbinmas Polres Mateng Bantu Warga Terdampak El Nino

3 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Sukses di Bulo, RAPI Polman Dirikan Repeater Kedua untuk Cover Seluruh Sulselbar

4 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Dari Obrolan Kafe ke Aksi Rp25 Juta: Dinsos Gandeng Karyawan Dua Perusahaan di Mateng Bantu Lima LKSA

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Reymond Ugi: Berawal dari Usulan Nyeleneh, Berujung Gerakan Kebaikan

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Bantuan Pangan 81 Ton Beras Mulai Mengalir ke 15 Desa di Mateng, Wabup: Jaga Stabilitas di Tengah Cuaca Ekstrem

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Berlutut di Pagi Kering: Ratusan Jemaah Di Mateng Shalat Istisqa, Berharap Hujan dan Berbagi untuk Yatim

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

PENA Sulbar Ajak Wartawan Maknai HUT RI ke-81 dengan Menjaga Marwah Profesi Jurnalistik

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Posko Satgas El Nino Ditutup, BPBD Mateng Tetap Koordinasi Penanganan Air Bersih

2 months ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor