MATENG, Kunitik.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi memulai penyaluran bantuan pangan tahap pertama bagi warganya.
Sebanyak 81 ton 789 kilogram beras disiapkan untuk meringankan beban 2.726 kepala keluarga di 15 desa se-Kecamatan Topoyo, Rabu (26/08/2026).
Pelepasan distribusi yang digelar di halaman Kantor Bupati Mateng, jalan Tammauni Pueballung, Tobadak, dipimpin Wakil Bupati, Dr. H. Askary Anwar, Kegiatan ini menandai awal dari rangkaian distribusi yang akan menyusul ke seluruh kecamatan di wilayah Mamuju Tengah.
Askary menegaskan, Kecamatan Topoyo dipilih sebagai lokasi perdana karena kebutuhannya yang mendesak.
"Hari ini kita awali untuk Topoyo yang mencakup 15 desa. Selanjutnya akan menyusul kecamatan lainnya. Kami pastikan penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berhak," tegasnya di hadapan awak media.
Bantuan ini bukan sekadar seremonial. Di balik karung-karung beras tersebut, pemerintah daerah berupaya menekan dampak ganda dari kondisi ekonomi yang tidak menentu dan cuaca ekstrem yang melanda.
Askary berharap, logistik ini dapat menjadi penyangga daya beli masyarakat sekaligus menjaga agar harga pangan di pasaran tetap stabil.
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu masyarakat di tengah cuaca ekstrem dan sedikit mengurangi tekanan inflasi di daerah kita," ungkapnya.
Penerima bantuan adalah warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan kategori desil 1 hingga 4. Setiap penerima berhak atas 10 kilogram beras per bulan. Karena paket bantuan ini mencakup periode Juli hingga September 2026, setiap kepala keluarga akan menerima total jatah sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan ke depan.
Ditargetkan, dapat menjangkau seluruh penerima manfaat yang telah ditetapkan, Pemkab Mateng memastikan rantai distribusi akan terus berjalan secara bertahap hingga tuntas. (*)