MATENG, Kunitik.com— Posko Terpadu Satgas Cuaca Ekstrem dan Kekeringan Dampak El Nino di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi ditutup per 15 Agustus 2026. Namun pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan.
Sekretaris BPBD Mateng, Ifrad Karman menjelaskan, Satgas tetap aktif dengan pelaksanaan tugas dikembalikan ke masing-masing instansi sesuai tupoksi.
BPBD Mateng tetap bertindak sebagai koordinator dalam memantau, mensinergikan, dan mengarahkan seluruh upaya penanganan dampak kekeringan di lapangan.
"Yang berakhir adalah masa operasional posko, bukan pelayanan air bersih. BPBD tetap memastikan koordinasi berjalan," tegas Ifrad, Minggu (16/8).
Berikut data realisasi distribusi air bersih, hingga 14 Agustus 2026, tercatat. mencapai 521.300 liter untuk 1.621 KK (6.484 jiwa) di 18 desa, 4 kecamatan.
penyaluran air bersih masih berlanjut disejumlah titik yang terdampak kekeringan
Sekretaris BPBD menambahkan, warga Mateng tetap dapat mengakses layanan melalui instansi terkait.
" Pihak kami akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai situasi di lapangan," tutup Ifrad. (jml)