MATENG, KUNITIK.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tancap gas. Mengusung semangat "Guru Bersatu, Pendidikan Bermartabat", PGRI Mateng menggelar Konferensi Kerja I Tahun 2026 di Bumi Lalla' Tassisara'.
Konferensi kerja ini bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah momentum konsolidasi besar-besaran untuk menyatukan gerak langkah ribuan guru di Mateng, sekaligus menerjemahkan hasil Rapat Kerja PGRI Provinsi Sulawesi Barat ke dalam program kerja yang membumi di daerah.
Ketua PGRI Mateng yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mateng, Marhuding, menegaskan persatuan adalah kunci.

Sambutan Ketua PGRI Mamuju Tengah, Marhuding, S.Pd.I., MM.
"Guru yang bersatu akan melahirkan organisasi yang kuat. Organisasi yang kuat akan menjadi kekuatan dalam memperjuangkan pendidikan yang bermartabat," tegas Marhuding dengan lantang di hadapan peserta konferensi, Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, ada dua fokus utama dalam Konferensi Kerja I kali ini. Pertama, menyusun kerangka program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan di Mamuju Tengah. Bukan program asal jadi, tapi program yang dibutuhkan guru dan siswa di lapangan.
Kedua, mematangkan persiapan peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Guru dan HUT PGRI ke-81 pada 25 November 2026 mendatang.
Marhuding berharap, PGRI tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah.
"PGRI hadir membantu pemerintah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Mamuju Tengah. Kita kawal bersama visi pendidikan Mamuju Tengah," tutupnya. (jml)