MAMASA, Kunitik.com -- Kabar gembira datang dari dunia pertanian Kabupaten Mamasa. Indikasi Geografis (IG) Kopi Mamasa resmi terbit. Dengan adanya pengakuan ini, kualitas dan harga jual Kopi Mamasa diyakini akan semakin tinggi dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Mamasa, Eva Yuslianti Yusuf SP MM, saat ditemui di kantornya, Jumat (14/8/2026).
"Dengan terbitnya IG Kopi Mamasa ini, maka harga jual kopi Mamasa akan lebih tinggi serta kualitas daya saingnya juga lebih baik. Karena IG ini adalah jaminan bahwa kopi tersebut benar-benar berasal dari Mamasa dengan cita rasa khas pegunungan Mamasa," jelas Eva.
Lebih lanjut, Kadis mengajak seluruh masyarakat Mamasa untuk terus giat menanam kopi. Ajakan itu tidak hanya untuk petani, tetapi juga menyasar generasi muda hingga orang tua di desa.
"Saya mengajak masyarakat Mamasa, baik generasi muda maupun orang tua yang ada di desa, mari kita sama-sama giat tanam kopi. Rawat kebun kita dengan baik. Ini adalah warisan dan masa depan ekonomi kita," ajaknya.
Senada dengan Kadistanakbun, Kabid Penyuluhan sekaligus Tim MPIG Kopi Robusta Mamasa, Adnan SP MP, mengatakan penerbitan IG ini sudah lama dinantikan para petani dan pelaku usaha kopi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Eva Yuslianti Yusuf SP MM, bersama Kabid Penyuluhan sekaligus Tim MPIG Kopi Robusta Mamasa, Adnan SP MP,
"IG Kopi Mamasa ini sudah lama kita harapkan. Dengan adanya IG, Kopi Mamasa bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional. Ini identitas kita. Dari sekarang kita harus jaga mutu dan perluas areal tanam," ungkap Adnan.
Ia menambahkan, dengan IG, setiap kopi yang beredar dengan label Kopi Mamasa, wajib memenuhi standar mutu dan berasal dari wilayah Kabupaten Mamasa.
Pemkab Mamasa berharap terbitnya IG ini menjadi momentum kebangkitan petani kopi. Targetnya, produksi meningkat, kesejahteraan petani naik, dan nama Kopi Mamasa semakin terkenal.
Reporter : Nopriadi Sambo Pasau
Editor : Kadir M. Tanniewa