MATENG, Kunitik.com – Menyambut Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajak para pelaku usaha, terutama UMKM, untuk tidak menganggap enteng pendataan ini.
Bupati Mateng, Dr. Arsal Aras, menekankan bahwa data yang akurat dari sensus akan menjadi "KTP-nya" usaha untuk mengakses berbagai program bantuan pemerintah.
Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa hasil SE2026 tidak hanya menjadi angka statistik semata. Data seperti jumlah tenaga kerja, omzet, dan penggunaan teknologi digital akan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyalurkan bantuan modal, subsidi, pelatihan, serta kemudahan perizinan.
"Jangan takut atau ragu memberikan data yang sebenarnya. Justru, jika data tidak jujur, usaha Bapak/Ibu tidak akan terakomodir dalam program-program unggulan. Sensus ini pintu masuk untuk memajukan usaha kita bersama," tegas Arsal Aras, Rabu (4/3/2026)
Pemerintah daerah berharap dengan partisipasi penuh, UMKM di Mamuju Tengah dapat naik kelas dan lebih bersaing di era digital. Para petugas sensus akan dibekali tanda pengenal resmi dan diminta untuk menjelaskan tujuan pendataan secara transparan kepada setiap pemilik usaha.(*/jml)