MAJENE, Kunitik.com -- Sejarah baru kembali terukir di wilayah Sulawesi Barat. Polda bersana Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berkolaborasi membuka Pusat Studi Kepolisian pertama di provinsi ke 33 ini.
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Gedung Perpustakaan Unsulbar, Senin (6/4/26).

Tulis keterangan gambar di sini...
Momentum bersejarah tersebut dihadiri Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Hari Santoso, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulbar. Tampak pula Kapolres Majene, Rektor Unsulbar Prof Dr Muhammad Abdy, serta perwakilan Forkopimda Majene.
Rektor Unsulbar menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran pimpinan Polda Sulbar. Ia menegaskan, pusat studi ini menjadi wadah vital bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta ruang kolaborasi akademisi untuk mengkaji isu-isu kepolisian.

Tulis keterangan gambar di sini...
Sementara itu, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan menekankan pentingnya masukan dari dunia akademisi untuk perbaikan kinerja Polri. Menurutnya, kajian ilmiah sangat dibutuhkan untuk memahami harapan masyarakat terhadap sosok polisi yang ideal.
"Kami membutuhkan kajian-kajian akademik agar kami tahu masyarakat menginginkan sosok polisi yang seperti apa. Karena pada dasarnya, polisi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri," tegas Kapolda.

Tulis keterangan gambar di sini...
Tak hanya berbicara konsep, Kapolda juga menunjukkan sikap tegas dan responsif terhadap aspirasi kampus. Menanggapi harapan rektor terkait kedisiplinan berlalu lintas bagi ribuan mahasiswa, Irjen Ad langsung memberikan instruksi kepada Kapolres Majene untuk bertindak secepatnya.
"Pak Kapolres, besok mobil SIM keliling kamu geser ke sini. Siapkan petugasnya untuk melayani mahasiswa dan dosen di sini. Saya ingin apa yang menjadi harapan masyarakat langsung dieksekusi," perintah Kapolda di hadapan undangan.

Tulis keterangan gambar di sini...
Ia berharap, dengan berdirinya Pusat Studi Kepolisian ini, diharapkan lahir berbagai kajian mendalam yang berkontribusi nyata terhadap stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Kolaborasi ini mempertegas komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (rls/hms/red)