Sponsor

Dinsos Mateng Lepas Siswa Sekolah Rakyat ke Mamuju, Pendidikan Tak Boleh Menunggu

K

Kunitik.com

06 Sep 2026, 12:46 WITA

Dinsos Mateng Lepas Siswa Sekolah Rakyat ke Mamuju, Pendidikan Tak Boleh Menunggu

MATENG, Kunitik.com – Sejumlah anak asal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai menapaki jenjang pendidikan baru melalui program Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Barat.

Dinas Sosial Mateng melepas para siswa tersebut di Kantor Dinas Sosial Mateng, Minggu (6/9/2026), sebelum diberangkatkan ke Mamuju untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai Senin (7/9/2026).

Pelepasan ​Sekolah Rakyat oleh Kadinsos Mateng, Nirwanasari Aras 

Pelepasan dipimpin Kepala Dinas Sosial Mateng, Hj. Nirwanasari Aras T., SE., MM., bersama Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (LinJamsos), Yasser Ramli, S.Pd., MM., para Pendamping Sosial Kementerian Sosial RI, serta orang tua siswa.

Langkah tersebut diambil karena fasilitas Sekolah Rakyat di Mateng hingga kini masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah daerah memilih memastikan anak-anak yang telah memenuhi persyaratan tetap mendapatkan akses pendidikan tanpa harus menunggu sekolah di daerahnya selesai dibangun.

“Karena Sekolah Rakyat di Mateng belum tersedia, anak-anak yang telah memenuhi ketentuan untuk sementara kita arahkan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi. Kesempatan pendidikan tidak boleh tertunda,” ujar Nirwanasari.

Program pendidikan tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 558 Tahun 2026 tentang Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Barat Tahun Ajaran 2026/2027.

Nirwanasari berharap keberadaan siswa asal Mateng di Sekolah Rakyat Provinsi tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan mereka menghadapi kehadiran Sekolah Rakyat di daerah sendiri.

Menurutnya, ketika pembangunan Sekolah Rakyat Mateng rampung, para siswa memiliki pilihan untuk tetap melanjutkan pendidikan di tempat mereka saat ini atau kembali ke Mateng.

“Yang paling penting adalah pendidikan mereka tetap berjalan. Ketika Sekolah Rakyat Mateng selesai, mereka bisa menentukan pilihan terbaik untuk keberlanjutan pendidikan,” katanya.

Dinsos Mateng pun meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin, mengikuti MPLS dengan sungguh-sungguh, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pendidikan yang baru.

Bagi pemerintah daerah, keberangkatan para siswa ini menjadi langkah awal untuk memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar membuka akses pendidikan dan memberikan peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Mateng. (*)

Editor : Jamal M Tanniewa


Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Pemerintah

Guru Bersatu, Pendidikan Bermartabat: PGRI Mateng Gelar Konferensi Kerja I di Bumi Lalla' Tassisara'

1 day ago | Kunitik.com
Hukum & Kriminal

Diduga Langgar LP2B, Satpol PP Polman Turun Verifikasi Bangunan di Labasang

3 days ago | Kunitik.com
Pemerintah

Pemkab Mamuju Tengah Peringati HSP ke-98, Wabup Askary Tekankan Peran Strategis Pemuda di Era Modern

4 days ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Satpol PP Polman Sisir 3 Kecamatan, Pastikan Harga Bensin Eceran Tetap Normal

6 days ago | Kunitik.com
Pemerintah

Wakil Bupati Mateng Puji Inovasi Desa Kire, Dari Kampung Bebas Asap Rokok Hingga Berantas Buta Aksara

1 week ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Satpol PP-Disperindakop Sisir Pedagang Eceran, Harga BBM di Polman Minta Dinormalkan

1 week ago | Kunitik.com
Pemerintah

Demi Keselamatan Siswa, Bupati Mateng Bawa Rencana Relokasi Tiga Sekolah ke Pusat

1 week ago | Kunitik.com
Pemerintah

Bupati Mateng Temui Kemendikdasmen di Jakarta, Perjuangkan Anggaran Pendidikan Rp257,9 Miliar

1 week ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor