Sponsor

Sekdis P3AP2KB: 567 Keluarga Berisiko Stunting Tersebar di Lima Kecamatan Mateng yang merupakan target Genting 2026

K

Kunitik.com

06 Apr 2026, 09:21 WITA

Sekdis P3AP2KB: 567 Keluarga Berisiko Stunting Tersebar di Lima Kecamatan Mateng yang merupakan target Genting 2026

MATENG, Kunitik.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) memaparkan data sasaran program Gerakan Melawan Stunting (Genting) tahun 2026.

Pemaparan Tentang Stunting oleh  Dinas P3AP2KB, St Hawa

Sebanyak 567 keluarga berisiko stunting tersebar di lima kecamatan, dan dinas kini membuka pintu seluas-luasnya bagi pengusaha serta masyarakat mampu untuk menjadi orang tua asuh.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas P3AP2KB, Lukman, dalam rapat penguatan gerakan orang tua asuh cegah stunting yang berlangsung di Kafe Kilometer Satu (KMS), Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Senin (6/4/2026).

Lukman merinci lokasi sebaran keluarga berisiko stunting sebagai berikut:

Kecamatan Topoyo133 keluarga,

Kecamatan Tobadak37 keluarga,

Kecamatan Karossa: 122 keluarga

Kecamatan Budong-Budong: 190 keluarga dan Kecamatan Pangale: 95 keluarga

"Total ada 567 keluarga berisiko stunting yang menjadi sasaran program Genting tahun 2026.

Kami dari Dinas P3AP2KB telah melakukan pendataan dan verifikasi lapangan," ujar Lukman.

Lukman menjelaskan bahwa program Genting tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga mengoptimalkan peran serta masyarakat, khususnya para pengusaha dan kalangan mampu.

"Kami mengundang para pengusaha dan masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menjadi orang tua asuh. Dinas P3AP2KB akan memfasilitasi penyaluran bantuan langsung kepada keluarga sasaran," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya siap melakukan pendampingan secara berkelanjutan kepada para orang tua asuh dan keluarga sasaran. Dengan kolaborasi yang solid dan optimistis angka stunting di Bumi Lalla Tassisara' dapat ditekan hingga tidak ada lagi kasus baru.

"Kami tunggu partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.Bersama kita wujudkan Mateng zero stunting," tegas Lukman.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Heranto, yang turut hadir dan membuka rapat tersebut memberikan apresiasi atas kerja teknis yang dilakukan Dinas P3AP2KB.

"Ini program luar biasa. Target kita zero stunting di Mamuju Tengah. Peran orang tua asuh tidak terbatas pada ASN, tetapi terbuka bagi pengusaha dan masyarakat mampu lainnya. Mari saling bahu-membahu," tutup Heranto. (jml)

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Sosial Budaya

Polisi Bersama Rakyat, Satbinmas Polres Mateng Bantu Warga Terdampak El Nino

3 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Sukses di Bulo, RAPI Polman Dirikan Repeater Kedua untuk Cover Seluruh Sulselbar

4 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Dari Obrolan Kafe ke Aksi Rp25 Juta: Dinsos Gandeng Karyawan Dua Perusahaan di Mateng Bantu Lima LKSA

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Reymond Ugi: Berawal dari Usulan Nyeleneh, Berujung Gerakan Kebaikan

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Bantuan Pangan 81 Ton Beras Mulai Mengalir ke 15 Desa di Mateng, Wabup: Jaga Stabilitas di Tengah Cuaca Ekstrem

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Berlutut di Pagi Kering: Ratusan Jemaah Di Mateng Shalat Istisqa, Berharap Hujan dan Berbagi untuk Yatim

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

PENA Sulbar Ajak Wartawan Maknai HUT RI ke-81 dengan Menjaga Marwah Profesi Jurnalistik

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Wow !!! Mamasa Ukir Sejarah Baru, Minum Kopi Pecahkan Rekor Dunia

2 months ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor