Laporan : Nopriadi Sambo Pasau' Editor : Kadir Tanniewa
MAMASA, Kunitik.com -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Kondosapata, Kecamatan Mamasa, Rabu (2/5/2026)
Pada momen penting ini Pemkab Mamasa mengembalikan 100 anak putus sekolah ke bangku pendidikan. Tak hanya itu mereka juga diberikan Alat Perlengkapan Sekolah (APS). Bantuan diserahkan secara simbolis disela upacara.
Bupati Mamasa, Welem Sambo Langi menegaskan, kedepan jangan lagi ada anak Mamasa yang tertinggal karena alasan ekonomi.
"Hari Pendidikan bukan hanya seremonial. Hari ini kita buktikan dengan aksi. 100 anak yang pernah putus sekolah, hari ini kita kembalikan. Mereka mendapat tas, sepatu dan lainnya", kata Welem dalam sambutannya.
Kembali bupati menegaskan, anak di Mamasa tidak boleh putus sekolah.
"Jika ada anak yang putus sekolah segera laporkan secara langsung kepada saya", ucap bupati.
Bantuan APS yang diserahkan mencakup seragam sekolah, tas, buku tulis, alat tulis, dan sepatu. Selain itu, Pemkab Mamasa juga menugaskan guru pendamping dan kepala sekolah untuk melakukan pendekatan intensif agar para siswa yang dikembalikan tidak lagi putus di tengah jalan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa, Yohanis S Sos MH menyebut, 100 anak akan ditempatkan di sekolah terdekat sesuai domisili, mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Menurutnya pengembalian anak putus sekolah akan berlanjut secara bertahap. Sehingga semua anak mendapatkan fasilitas yang sama dibangku pendidikan.
Peringatan Hari Pendidikan di Mamasa tahun ini lakukan dengan Gerakan Bersama Pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) kembali bersekolah sebagai komitmen bersama menjaga anak tetap belajar. (**)