MATENG, Kunitik.com- Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Sosialisasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Kantor Bupati, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret daerah dalam merespons amanat Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang Percepatan Penerapan Manajemen Talenta.
Sosialisasi yang dihadiri jajaran pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional ahli muda tersebut juga merupakan tindak lanjut hasil ekspose yang telah dipresentasikan langsung oleh Bupati Mamuju Tengah di Kantor BKN RI pada 18 Juni 2026 lalu.
Agenda ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta menyusun langkah strategis bersama guna memastikan implementasi manajemen talenta berjalan efektif di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati, Dr Arsal Aras, dalam arahannya menegaskan bahwa jajarannya saat ini tengah memasuki era baru tata kelola kepegawaian yang berlandaskan sistem merit (meritokrasi). Menurutnya, seluruh proses penempatan, promosi, hingga pengembangan karier ASN harus dilakukan secara transparan dan objektif.
"Kita ingin birokrasi di Mamuju Tengah bersih, profesional, dan adaptif. Sistem merit menolak penempatan jabatan berdasarkan kedekatan, kekayaan, ataupun titipan politik. Penilaian harus murni berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan prestasi kerja nyata," tegas Arsal di hadapan peserta sosialisasi.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Mamuju Tengah itu menjelaskan bahwa penerapan meritokrasi menjamin kesetaraan kesempatan bagi seluruh ASN. Hal ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang akuntabel sekaligus mendorong semangat kompetisi sehat di lingkungan pemda.
"ASN yang berkualitas dan berprestasi tinggi berhak mendapatkan promosi dan tanggung jawab lebih besar. Ini adalah bentuk penghargaan sekaligus upaya kita menciptakan pemerintahan yang adaptif terhadap perubahan zaman," tambahnya.
Sebagai kepala daerah, Arsal Aras menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung implementasi sistem ini secara konsisten.
Ia menginstruksikan BKPSDM segera menyusun mekanisme teknis yang terukur, termasuk penguatan uji kompetensi dan pemetaan talenta digital, guna memastikan setiap penempatan ASN benar-benar tepat sasaran dan mendukung prioritas pembangunan daerah.
Selain Bupati, turut hadir Sekkab Mateng Litha Febriani, Kepala BKPSDM Hasanuddin HW, serta seluruh pimpinan OPD. (jml)