POLEWALI MANDAR, Kunitik.com -- Jajaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtan-Hub) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Jumat (6/3/2026).
Bansos bertajuk Perkimtan-Hub Berbagi itu dipimpin Kepala Dinas Perkimtan-Hub, Andi Afandi. Ia didampingi Sekretarisnya Suwono Andi Raden, Kepala Bidang Perumahan Emmy Ria Tahang dan sejumlah staf.
Menurut Afandi, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada korban kebakaran yang melanda pemukiman Galung Tulu beberapa waktu lalu.
“Musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Galung Tulu adalah duka kita bersama. Apalagi saat ini kita berada di bulan Ramadan, momen yang mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli", ujar Afandi.
Kebakaran yang terjadi sebelumnya, sambung Afandi, telah menghanguskan 29 unit rumah, lima diantaranya mengalami kerusakan berat dan tiga terdampak.
Kadis Perkimtan-Hub bersama jajaran berfoses disela penyerahan bantuan di Galung Tulu, Jumat (6/3/2026).
Kondisi tersebut menjadi panggilan moral bagi jajaran Perkimtan-Hub untuk hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sutiasi sulit.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban kebakaran,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Perumahan, Emmy Ria Tahang. Kata dia, bantuan yang disalurkan berasal dari inisiatif para pegawai di lingkungan dinas yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya.
“Ini merupakan bentuk empati dari teman-teman di dinas kami. Mereka berinisiatif mengumpulkan bantuan dengan menyisihkan sebagian rezeki guna membantu saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran,” jelasnya.
Selain menyerahkan bantuan, jajaran Perkimtan-Hub juga menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk memberikan dukungan moral kepada para penyintas agar tetap kuat menghadapi cobaan.
Aksi sosial tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Polewali Mandar. Melalui langkah kecil namun penuh makna, diharapkan para korban kebakaran dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah tersebut. (rls/red)