Sponsor

Gocek MAPIA Membuka Ruang Kolaborasi

K

Kunitik.com

26 Feb 2026, 07:39 WITA

Gocek MAPIA Membuka Ruang Kolaborasi

POLEWALI, Kunitik.com - Yayasan Mandar Peduli Lingkungan (MAPIA) mengadakan Ngobrol Cerdas dan Kreatif (Gocek), menghadirkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Polewali Mandar, Mohammad Jumadil serta Anggota DPR RI, Ajbar sebagai narasumber.

Selasa, 29 Juli. Ketua MAPIA, Trisno Apri Nugroho dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah serta pegiat lingkungan dalam hal urusan sampah dan pertanian.

"Kami menjadi inisiator penghubung ruang kepentingan membangun daerah dan peningkatan pendapatan ekonomi anak-anak muda melalui pemanfataan lahan pertanian serta sampah," ungkap Apri.

Senada dengan itu, Mohammad Jumadil menyampaikan hilirisasi sampah di Polewali Mandar menjadi babak baru dalam pengelolaan sampah.

"Sampah plastik bisa kita olah bernilai ekonomi. Sampah organik yang telah menjadi bubur bisa menjadi pupuk padat dan pupuk cair," terangnya.

Dirinya optimis tempat pengelolaan sampah di Paku bisa segera difungsikan pada tahun 2025. "Insya Allah, segera kita fungsikan tempat pengelolaan sampah terpadu di Desa Paku.

Dan, Alhamdulillah masyarakat merespon baik karena Pak Bupati betul-betul menaruh perhatian," Jelas Jumadil. ARCoffee tempat pelaksanaan Gocek MAPIA menjadi panggung pembangunan daerah yang ditawarkan oleh Ajbar selaku Anggota DPR RI Dapil Sulbar.

"Ayo, teman-teman, saya terbuka berkolaborasi. Manfaatkan posisi saya sebagai Anggota Dewan yang mengisi Komisi IV di DPR. Urusan pertanian, kita mesti memberikan perhatian khusus dan saya mengajak teman-teman, anak muda untuk proaktif mengurusi pertanian sebagai jalan menaikkan penghasilan ekonomi," Jelas Ajbar.

Dirinya juga menekankan agar Pemerintah Daerah tidak main-main dalam membuat aturan tata ruang yang memudahkan mengalih fungsikan lahan pertanian produktif berubah menjadi lahan hunian.

"Tolong sayangi lahan produktif kita. Jangan memudahkan pengalihan lahan apalagi pada lahan produktif yang sudah teraliri irigasi teknis," tegasnya.

Gocek MAPIA dihadiri 105 orang, terdiri dari aktivis pertanian alami, aktivis lingkungan, mahasiswa, aktivis literasi, tim kerja Obat Sampah serta dari kalangan jurnalis. (*)

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Sosial Budaya

Polisi Bersama Rakyat, Satbinmas Polres Mateng Bantu Warga Terdampak El Nino

3 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Sukses di Bulo, RAPI Polman Dirikan Repeater Kedua untuk Cover Seluruh Sulselbar

4 weeks ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Dari Obrolan Kafe ke Aksi Rp25 Juta: Dinsos Gandeng Karyawan Dua Perusahaan di Mateng Bantu Lima LKSA

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Reymond Ugi: Berawal dari Usulan Nyeleneh, Berujung Gerakan Kebaikan

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Bantuan Pangan 81 Ton Beras Mulai Mengalir ke 15 Desa di Mateng, Wabup: Jaga Stabilitas di Tengah Cuaca Ekstrem

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Berlutut di Pagi Kering: Ratusan Jemaah Di Mateng Shalat Istisqa, Berharap Hujan dan Berbagi untuk Yatim

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

PENA Sulbar Ajak Wartawan Maknai HUT RI ke-81 dengan Menjaga Marwah Profesi Jurnalistik

2 months ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Wow !!! Mamasa Ukir Sejarah Baru, Minum Kopi Pecahkan Rekor Dunia

2 months ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor