Jakarta, Kunitik.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terus menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan permasalahan daerah melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah menjalin koordinasi dan kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Mateng, Litha Febriani yang turut mendampingi Bupati Dr Arsal Aras bersama rombongan kerja tim Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA).
"Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menghadirkan solusi konkret dalam pengelolaan persampahan di Mamuju Tengah. Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri, kolaborasi dengan BRIN adalah keniscayaan untuk menghadirkan inovasi yang tepat guna," ujar Sekda Litha Febriani saatndikonfirmasi, Via Whatsap, Rabu (26/8/2026).
Dalam kunjungannya, Pemkab Mateng memaparkan sejumlah tantangan berat yang dihadapi di Bumi Lalla' Tassisara'.
Di antaranya, tingginya volume timbulan sampah yang belum terkelola secara maksimal, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, hingga kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan yang masih perlu ditingkatkan.
Bupati Dr Arsal Aras bersama Sekda Mateng Litha Febriani sedang menyampaikan berbagai program (dok.Setda Mateng)
"Pengelolaan sampah di kita masih bersifat parsial. Mulai dari hulu hingga hilir belum terintegrasi dengan baik. Oleh karena itu, kami meminta pendampingan dan masukan dari para periset BRIN untuk menciptakan sistem yang lebih holistik dan berkelanjutan," tambahnya.
Sekda Litha menjelaskan, tidak hanya membahas tentang sampah, tetapi kunjungan itu juga membahas tentang riset dan inovasi daerah.
Ia menambahkan, kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan diikuti dengan program aksi nyata. Pihaknya berharap BRIN dapat membantu melakukan riset terapan terkait karakteristik sampah di Mamuju Tengah, memberikan rekomendasi teknologi pengolahan yang sesuai, serta peningkatan kapasitas bagi aparatur daerah dan masyarakat.
"Harapan besar kami, melalui sinergi ini akan lahir inovasi yang mampu mengubah wajah pengelolaan sampah di Kabupaten Mamuju Tengah. Kita ingin masalah yang selama ini menjadi beban, ke depan bisa berubah menjadi peluang ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan kita," tutup Sekda Litha Febriani.
Rencana tindak lanjut dari koordinasi ini akan segera disusun oleh BAPPERIDA bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna memastikan bahwa hasil riset dan inovasi dari BRIN dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. (jml)