Sponsor

BPKPAD Mamuju Tengah: Program Geopasti PBB P2 Wujudkan Tata Kelola Pajak Digital yang Akurat dan Transparan

K

Kunitik.com

19 Mar 2026, 20:45 WITA

BPKPAD Mamuju Tengah: Program Geopasti PBB P2 Wujudkan Tata Kelola Pajak Digital yang Akurat dan Transparan
MATENG,Kunitik.com – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui transformasi digital.

Salah satu terobosan utama adalah peluncuran Program Geopasti Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) yang resmi dioperasikan sejak Agustus 2025 lalu.

Kepala BPKPAD Mateng, Imansyah menjelaskan, program ini dirancang untuk menyelaraskan data objek pajak dengan informasi kepemilikan tanah dan bangunan yang terbit dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dengan integrasi data sertifikat tanah secara langsung, sistem mampu menyajikan informasi yang akurat, mutakhir, dan terverifikasi.

"Geopasti PBB P2 bukan sekadar aplikasi pembayaran, tetapi sebuah ekosistem penataan pengelolaan pajak.
Kami memastikan setiap data objek pajak—baik di kawasan perdesaan maupun perkotaan—memiliki kesesuaian dengan peta digital dan dokumen hak milik dari ATR/BPN.

Ini menghilangkan potensi selisih data yang selama ini menjadi kendala," ujar Imansyah saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Sistem pembayaran berbasis digital yang terintegrasi dalam program ini memungkinkan wajib pajak melakukan transaksi secara daring, mulai dari pengecekan nominal, pembayaran melalui berbagai kanal elektronik, hingga pencetakan tanda terima resmi. Menurut Imansyah, kemudahan akses ini diharapkan meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan biaya administrasi.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa keakuratan data menjadi fondasi utama untuk mengurangi risiko kekeliruan penetapan pajak. "Dulu sering terjadi perbedaan antara luas tanah di lapangan dan di surat. Kini, dengan peta digital dan overlay data ATR/BPN, kami bisa meminimalkan kesalahan.
Hasilnya, penetapan pajak lebih adil dan sesuai realitas objek," tambahnya.
Tak hanya internal, program ini juga membawa dampak pada pelayanan publik yang lebih transparan.
Masyarakat dapat memantau status objek pajaknya secara real-time dan mengajukan keberatan atau koreksi data jika ditemukan ketidaksesuaian.
Imansyah menegaskan bahwa transparansi adalah kunci kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
"Dengan Geopasti, pelayanan pajak menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Kami optimistis program ini akan mendongkrak PAD secara signifikan, sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa pajak adalah instrumen pembangunan yang harus dikelola bersama secara modern," tutupnya.

BPKPAD menargetkan seluruh objek PBB P2 di wilayahnya sudah terdata dalam sistem digital ini pada akhir tahun 2026. Saat ini, sosialisasi dan pendampingan teknis gencar dilakukan kepada masyarakat dan perangkat desa/kelurahan agar adaptasi digital berjalan mulus. (jml)

Topik Terkait:

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Pemerintah

Guru Bersatu, Pendidikan Bermartabat: PGRI Mateng Gelar Konferensi Kerja I di Bumi Lalla' Tassisara'

1 day ago | Kunitik.com
Hukum & Kriminal

Diduga Langgar LP2B, Satpol PP Polman Turun Verifikasi Bangunan di Labasang

3 days ago | Kunitik.com
Pemerintah

Pemkab Mamuju Tengah Peringati HSP ke-98, Wabup Askary Tekankan Peran Strategis Pemuda di Era Modern

4 days ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Satpol PP Polman Sisir 3 Kecamatan, Pastikan Harga Bensin Eceran Tetap Normal

6 days ago | Kunitik.com
Pemerintah

Wakil Bupati Mateng Puji Inovasi Desa Kire, Dari Kampung Bebas Asap Rokok Hingga Berantas Buta Aksara

1 week ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

Satpol PP-Disperindakop Sisir Pedagang Eceran, Harga BBM di Polman Minta Dinormalkan

1 week ago | Kunitik.com
Pemerintah

Demi Keselamatan Siswa, Bupati Mateng Bawa Rencana Relokasi Tiga Sekolah ke Pusat

1 week ago | Kunitik.com
Pemerintah

Bupati Mateng Temui Kemendikdasmen di Jakarta, Perjuangkan Anggaran Pendidikan Rp257,9 Miliar

1 week ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor