MATENG, Kunitik.com – Gelaran olahraga memang selalu menyedot perhatian, tapi terkadang urusan sampah terbaikan usai keramaian.
Ketua Panitia Mateng Fun Run 2026, Hj. Nirwanasari Aras memastikan, Alun-alun, Benteng Tobadak sebagai jantung kota Mamuju Tengah akan kembali bersih sempurna setelah kegiatan berakhir.
Bagi Nirwanasari, kesuksesan sebuah event tidak hanya diukur dari antusiasme peserta atau kelancaran acara, melainkan juga dari tanggung jawab panitia terhadap lingkungan.

Antusias panitia membersihkan sampah usai kegiatan Mateng Fun Run 2026
"Sampah adalah bagian yang tak terpisahkan dari setiap kegiatan. Sayangnya, sering kali sampah menjadi masalah yang terlupakan begitu acara selesai. Kami tidak ingin meninggalkan bekas yang buruk," ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Mateng ini.
Nirwanasari menegaskan, seluruh panitia telah diberi arahan khusus untuk melakukan 'operasi bersih' secara menyeluruh usai lomba.

Tampak dari gerbang kegiatan, Alun alun bersih dari sampah
"Kami tidak akan bergeser dari lokasi sebelum semua sampah terangkut dan alun-alun kembali seperti sedia kala. Ini bentuk penghormatan kami kepada masyarakat dan fasilitas publik yang telah dipinjamkan," tambahnya, Senin (27/7/2026).
Mateng Fun Run 2026 yang direncanakan sebagai ajang olahraga tahunan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah kebugaran, tetapi juga menjadi contoh bagi penyelenggara event lainnya bahwa kebersihan adalah budaya yang harus diutamakan.
Dengan langkah proaktif ini, panitia ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap perayaan harus diakhiri dengan tanggung jawab, bukan meninggalkan tumpukan sampah yang merusak pemandangan.
"Semoga ini menjadi inspirasi. Karena lari itu sehat, tapi lingkungan yang bersih adalah cermin sehatnya peradaban kita," tutup Nirwanasari Aras. (jml)