Sponsor

Inovasi BTPS Berhasil, Desa Bambamanurung Deklarasi 0 Persen Anak Tidak Sekolah

K

Kunitik.com

22 Aug 2026, 17:32 WITA

Inovasi BTPS Berhasil, Desa Bambamanurung Deklarasi 0 Persen Anak Tidak Sekolah

MATENG, Kunitik.com – Kepala Desa Bambamanurung, Nanang Wahidin, menyatakan desanya telah berhasil mencapai angka nol anak tidak sekolah (0 ATS) per tahun 2026. 

Capaian ini merupakan hasil dari inovasi program unggulan desa yang diberi nama BTPS (Bambamanurung Tak Putus Sekolah).

Menurut Nanang, ide program ini lahir murni dari keprihatinannya sebagai kepala desa terhadap dampak pandemi COVID-19 yang memukul ekonomi warga.

"Banyak yang secara ekonomi terpukul, ada yang pindah, bahkan orang tua harus keluar daerah mencari kerja sehingga anak-anak putus sekolah. Maka lahirlah ide saya, BTPS ini, untuk menyelamatkan anak tidak sekolah," ujarnya saat ditemui, Sabtu (22/8/2026).

Untuk menopang program tersebut, Nanang berdiskusi dengan salah seorang warganya, Ibu Rati, untuk mendirikan sekolah nonformal. Pada tahun 2022, mereka meresmikan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) RAM Setara sebagai wadah bagi anak-anak yang putus sekolah, termasuk warga usia dewasa yang ingin mendapatkan ijazah setara Paket A, B, dan C.

Pendataan dilakukan dengan metode presisi mulai 2022 hingga 2026, dengan cara turun langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door) serta mencocokkan data Kartu Keluarga.

"Kami deteksi dari rumah ke rumah. Jika masuk kategori anak tidak sekolah berusia 22 tahun ke bawah, kami masukkan data untuk diselamatkan ke dunia pendidikan. Yang sudah tidak memungkinkan masuk formal, kami selamatkan lewat jalur setaraan," jelasnya.

Nanang menegaskan bahwa seluruh biaya program ini digelontorkan secara swadaya 100 persen tanpa menggunakan anggaran desa.

"Ini murni swadaya, dari saya selaku kepala desa, mitra PKBM, para kadus, hingga RT yang mengeluarkan dana pribadi. Ada juga sumbangan tidak mengikat dari masyarakat," katanya.

Atas capaian ini, pihaknya telah mengoordinasikan data dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah dan Provinsi Sulawesi Barat, dan keduanya telah memastikan data 0 ATS di Desa Bambamanurung telah fix.

Sebagai wujud syukur, Pemerintah Desa Bambamanurung berencana menggelar deklarasi kecil-kecilan pada 8 September 2026 mendatang.

Kampanye Deklarasi Zero ATS bakal digelar 8 September 2026​

Nanang juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Barat, Dinas PMD Provinsi, Dinas Pendidikan Provinsi, Bupati Mamuju Tengah, Dinas PMD Kabupaten, Camat Topoyo, serta seluruh OPD dan pemerhati pendidikan yang telah memberikan arahan dan masukan selama ini.

"Alhamdulillah, terakumulasi dalam kegiatan BTPS ini. Ini adalah wujud kepedulian besar dari para pemerhati pendidikan bagi desa kami," pungkasnya. (jml)

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Edukasi

Kekeringan Belum Stabil, Polres Mateng Bagikan Air Bersih Gratis ke Warga Topoyo

1 day ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Polisi Bersama Rakyat, Satbinmas Polres Mateng Bantu Warga Terdampak El Nino

3 weeks ago | Kunitik.com
Hukum & Kriminal

Wakapolres Mateng Beri "PR Keras" di SMAN 2 Topoyo: Jangan Jadi Korban Zaman!

1 month ago | Kunitik.com
Edukasi

Bekali Pramuka KKRI, RAPI Polman Ajarkan Komunikasi Radio yang Legal dan Bertanggung Jawab

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Dari Obrolan Kafe ke Aksi Rp25 Juta: Dinsos Gandeng Karyawan Dua Perusahaan di Mateng Bantu Lima LKSA

1 month ago | Kunitik.com
Sosial Budaya

Reymond Ugi: Berawal dari Usulan Nyeleneh, Berujung Gerakan Kebaikan

1 month ago | Kunitik.com
Ekonomi & Bisnis

TEP Universitas Brawijaya Dorong Kakao Tobadak Naik Kelas Lewat Pelatihan Pascapanen

1 month ago | Kunitik.com
Edukasi

Uji Kompetensi Ketat bagi Anggota Profesional, 16 Jurnalis Asal Tiga Kota Lulus UKJ AJI

2 months ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor