Sponsor

Forum Pelajar Mahasiswa Desak Harga Sawit Sesuai Aturan, DPRD Mateng Janji Panggil Perusahaan

K

Kunitik.com

30 Apr 2026, 16:08 WITA

Forum Pelajar Mahasiswa Desak Harga Sawit Sesuai Aturan, DPRD Mateng Janji Panggil Perusahaan

MATENG,Kunitik.com– Aksi unjuk rasa mewarnai gedung DPRD Mamuju Tengah, Kamis (30/4/2026).

Puluhan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju Tengah (Forpmat) turun ke jalan menyuarakan ketidakadilan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dinilai tidak mengikuti ketetapan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sulawesi Barat.

Dikonfirmasi, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Fahril Fuad, menegaskan bahwa sejumlah perusahaan sawit di Mateng secara sepihak menentukan harga di bawah standar provinsi.

"Ini bentuk ketidakadilan yang merugikan petani. Kami minta titik terang, jangan ada permainan harga yang tidak pro rakyat," tegas Fahril.

Suasana dialog di ruang Paripurna dewan Mateng

Massa aksi menyodorkan enam poin tuntutan keras, mulai dari penetapan harga sawit sesuai Disbun Sulbar, pembentukan pansus pengawasan lapangan, hingga desakan transparansi pengelolaan CSR dan kejelasan status HGU perusahaan.

Aksi yang berlangsung akhirnya menemui titik terang saat Wakil Ketua DPRD Mateng, Hamka, bersama Ketua Komisi I Herman dan Perwakilan Komisi II Eka Ali Akbar turun langsung menyambung dan membuka ruang dialog di ruang paripurna.

Hamka mengakui adanya pelanggaran aturan. "Perusahaan tidak mengikuti harga sesuai penetapan pemerintah provinsi. Ini bertentangan dengan Permentan No. 13 Tahun 2024," ujar Hamka di hadapan massa aksi.

DPRD Mateng berkomitmen dalam waktu dekat akan memanggil seluruh perusahaan sawit di Bumi Lalla Tassisara' untuk memberikan klarifikasi.

"Perusahaan harus transparan dan memberi penjelasan tentang harga yang tidak sesuai penetapan pemerintah. Kami akan panggil pihak perusahaan dalam waktu dekat," janji Hamka.

Selain DPRD, aksi ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perdagangan Mamuju Tengah serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Massa aksi berharap langkah DPRD tidak berhenti pada janji, tetapi hingga terbentuknya tim pengawas lapangan (Pansus) untuk memastikan penetapan harga TBS yang adil bagi petani. (jml)

Post a Comment

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Berita Terkait

Edukasi

Kekeringan Belum Stabil, Polres Mateng Bagikan Air Bersih Gratis ke Warga Topoyo

1 day ago | Kunitik.com
Peristiwa

Salah Arah Saat Pohon Tumbang, Warga Campalagian Tewas di Kebun Bulo

1 week ago | Kunitik.com
Peristiwa

Dinyatakan Hilang di Hutan Binuang, Ibu di Polman Ditemukan Dalam Kondisi Seperti Ini

1 week ago | Kunitik.com
Peristiwa

Avanza Hilang Kendali Picu Lakalantas Beruntun di Depan Showroom Honda Wonomulyo

2 weeks ago | Kunitik.com
Peristiwa

Pilu di Balik Kecelakaan Maut 2 Siswa MAN 1 Polman: Dimakamkan Tanpa Ibu yang Umrah, Satu Tewas Bersamaan Nenek

3 weeks ago | Kunitik.com
Peristiwa

BREAKING NEWS: Dua Siswa MAN 1 Polman Meninggal Kecelakaan di Mapilli Saat Hendak Salat Jumat

3 weeks ago | Kunitik.com
Peristiwa

BREAKING NEWS: Karhutla Landa Bukit Taroe Polman, Api Merembet 1 Km Dekati Pemukiman Warga

4 weeks ago | Kunitik.com
Peristiwa

Polsek Karossa Amankan Warga Hilang, Ditemukan di Dusun Harapan Maju

1 month ago | Kunitik.com

Tontonan Pilihan

Sponsor